Belajar Mengolah Sampah (Kompos)

"Apa yang kamu lakukan jika melihat sampah dari daun-daunan dan ranting pohon?" Tanya saya kepada Ikram. Siswa kelas 5 yang di rumahnya banyak pohon yang ditanam.

"Dikumpulkan dulu lalu dibakar, Pak." Jawabnya.

"Sekarang kita akan melihat bagaimana sampah yang berasal dari daun, ranting, kayu, dan sampah organik lainnya menjadi sesuatu yang berguna." Kata saya.

Kami pun menuju tempat pembuatan kompos. Sesampainya di tempat tersebut, kami disambut dengan tumpukan daun, ranting, dan sejenisnya yang menggunung. 

Lalu sampah itu dihancurkan dengan mesin penggiling dengan memasukkannya secukup corong mesin. Setelah itu sampah yang sudah hancur didiamkan dan diberi cairan EM4. 

Apa itu cairan EM4?

EM4 di gunakan untuk memfermentasi bahan Organik di dalam tanah, menjadi unsur - unsur organik, meningkatkan kesuburan tanah dan produktifitas tanaman. Dapat juga digunakan sebagai bioaktivator sebagai Campuran pupuk kandang dan kompos yang dapat membantu mempercepat proses pupuk kandang dan kompos.

Setelah diberi cairan EM4, sampah menjadi serbuk-serbuk hitam. Kemudian serbuk itu disaring agar menjadi serbuk yang halus. Lalu dimasukkan ke karung-karung dan sudah menjadi kompos, siap untuk menyuburkan tanaman.

Kami juga diberitahu bahwa bukan hanya sampah organik dari pohon yang dapat dijadikan kompos tapi juga kotoran hewan dan manusia bisa dijadikan kompos.

Setelah ditempat pembuatan kompos, kami beralih ke tempat pembuatan barang-barang atau furniture yang berasal dari kayu-kayu pohon yang tua atau yang tumbang. Kursi, meja, frame foto, dan masih banyak lagi yang dapat dihasilkan dari sampah.

Sampah yang kita simpan di tong sampah depan atau belakang rumah, bahkan di tepi jalan raya yang sering kita lihat setiap pagi dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang berguna. Selain itu juga dapat menambah pundi-pundi keuangan masyarakat.
"Ternyata, hampir semua sampah dapat dimanfaatkan lagi ya, Pak." Kata salah satu siswa menyimpulkan pengalamannya.

"Benar, subhanallah walhamdulillah. Allah memang menciptakan sesuatu itu tidak ada yang sia-sia." Saya menanggapinya.

Komentar