Ini Rumah atau Sekolah?



Pertanyaan salah satu orang yang datang ke Bina Cendekia Islamic School. Hal itu merupakan hal yang sangat wajar dan sering kali terucap saat pandangan pertama di sekolah ini.


Begitupun saat saya mewawancarai salah satu calon orang tua siswa baru SD Islam Bina Cendekia. Bagi saya pertanyaan tersebut adalah hook untuk memulai sebuah diskusi. Alhasil, saya bertanya balik ke orang tua tersebut.

"Menurut bapak dan ibu, sekolah ini bagaimana?"

"Ini sekolah ke berapa yang bapak dan ibu survey untuk tempat belajar ananda?"

Jawaban yang sering saya dengar dari calon orang tua siswa beberapa tahun ini adalah jawaban yang sama.



"Sekolah ini unik, seperti rumah. Homey rasanya. Anak kami juga maunya di sini."

"Ya, terima kasih atas apresiasinya. Ini adalah sekolah kami. Kami ingin anak belajar seperti di rumah dan mengubah cara pandang sebuah sekolah. Bukankah belajar dapat dilakukan di mana saja?"

"Sebelum pandemi, anak-anak senang bermain di sekolah. Bahkan saya beberapa kali bertanya kepada beberapa siswa, mengapa belum dijemput."

Jawaban dari mereka adalah hal yang di luar prediksi saya. Setidaknya ada dua jawaban yang masih saya ingat sekali dari dua siswa SD kelas 4 dan 6.

"Aku sudah izin ke mama, Pak. Aku dijemputnya telat aja 30 menit karena aku mau main dulu di sekolah."

"Aku sudah bilang ke mama jemputnya telat aja. Eh, malah penjemputku datang ontime. Ya sudah, aku bilang ke penjemputku untuk menunggu 30 menit lagi karena masih mau main di sekolah."

"Alhamdulillah, mereka nyaman di sekolah. Semoga sekolah menjadi destinasi yang mereka idam-idamkan."



Catatan kecil PPDB masa pandemi.

Foto ini adalah salah satu spot di gedung A Bina Cendekia Islamic School.

Mau tahu spot lainnya yang sangat homey?
Datang saja ke Bina Cendekia Islamic School.
Jln. H. Taip, Kedaung, Pamulang.
Kota Tangerang Selatan, Banten.

Komentar